Bab 259 Doa Rahasia
Akhirnya, sampailah ke pertanyaan terakhir.
Para juri saling pandang cukup lama. Akhirnya, ketua juri berdehem.
"Mbak Lin, untuk terakhir kalinya, apakah kamu yakin desain ini benar-benar kamu yang buat?"
Begitu pertanyaan ini keluar, seluruh penonton langsung hening seketika.
Semua mata tertuju pada Lily, dan mereka nggak ngerti kenapa para juri nanya gitu.
Kulihat Lily tanpa berkedip, ngomong kata demi kata, "Ya, saya yakin."
Ketua juri natap dia sampai suasana jadi agak aneh, baru dia buang muka.
"Kami nggak ada masalah. Berikutnya."
Lihat ini, pembawa acara nghela napas lega. Siapa yang tahu apa yang terjadi barusan? Kenapa dia tiba-tiba jadi deg-degan buat Lily?!
Pembawa acara melanjutkan proses dengan tertib: "Sekarang, mari kita sambut kontestan berikutnya - Chenguang Media!"
Begitu suara selesai, seluruh penonton bersorak, bahkan banyak orang di penonton yang ngangkat stik dukungan dan spanduk, teriak-teriak, "Cahaya pagi! Cahaya pagi!"
Lily, yang berdiri di bawah panggung, agak bengong. Walaupun Chenguang Media emang punya pengaruh luar biasa di dunia hiburan, tapi fans nggak perlu lebay gitu juga, kan?
Penuh kebingungan, Xie Yuqi dan Shang Yao, yang jalan berdampingan di ujung panggung, langsung kaget!
Ya Tuhan, model yang diundang Chenguang Media ternyata ratu dan aktor terbaik?!
Setelah ngelihat jelas pakaian mereka, otak Lily langsung blank.
Desain yang hampir sama ini…
Kalau ketahuan, si penjiplaknya ternyata dia...
Kepikiran sampai sini, kaki dan tangan Lily lemes, badannya goyang, untung dia pegangan di sudut, jadi nggak langsung ambruk.
Nggak ada yang ngeh Lily aneh. Setelah Xie Yuqi dan Shang Yao bergaya beberapa kali sambil gandengan tangan, penonton langsung gila, jeritan mereka hampir ngegulingkan atap gedung.
Ruang siaran langsung udah kayak kapal pecah.
"Yaoyao, Yaoyao, kami cinta kamu! Mo Mo Ji!"
"Gila ngeces lihat kaki panjangnya ratu film, dengan ciut."
Ada juga omongan yang agak nggak enak: "Bisa nggak sih minta pelayan cuci kaki yang suka nyari muka buat pergi? Bikin sakit mata!"
Pada akhirnya, tanpa terkecuali, dia dibalas sama fans: "Kalau suka nonton ya nonton, kalau nggak suka ya minggat!"
...
Peragaan busana udah selesai.
Semangat seluruh penonton agak mereda, tapi pembawa acara naik ke panggung dan ngomong sambil senyum: "Hadirin sekalian, barusan saya dapat berita, masih ada dua set pakaian yang mau dipamerin. Kita tunggu sebentar lagi ya, baru kita puas mata!"
Begitu suara selesai, seluruh penonton bersorak lagi, dan para juri juga langsung semangat.
Mereka udah ngelihat desain yang mirip-mirip itu, dan sama sekali nggak ada yang baru. Mending ada darah segar!
Beberapa saat kemudian, Xie Yuqi dan Shang Yao ganti baju dan balik lagi ke lapangan.
Kulihat Shang Yao pake setelan ketat lurus, dengan rantai emas halus menjuntai di sebelah kanan, ditambah celana setelan dengan bagian bawahnya digoreng, penuh gaya.
Xie Yuqi ngaitin ujung jarinya, dan rok kuning mawar yang megah menyebar dengan lingkaran dia, dan mereka nempel satu sama lain, kayak sepasang kekasih.
Beda sama semangat semua orang, Ke Hui pucat pasi.
Cuma karena dia bisa langsung ngelihat, walaupun desain bintang karatan itu hampir sama kayak Chenguang Media, tapi jelas lebih jelek dari yang terakhir.
Ngelihat para juri sering ngangguk, Ke Hui ngepalin tangan dan diam-diam berdoa: Jangan sampai kelihatan, para juri harusnya nggak ngelihat mana desain yang bagus atau jelek...
Tapi, doanya dia udah pasti gagal.