(Belum Diedit) Skandal Bagian 4
Andromeda ketemu sama Sabrina yang lagi agak *down* karena suaminya lagi di luar negeri dan masih beberapa hari lagi baliknya. Mereka mampir ke restoran Italia terus makan sedikit. Selesai makan, mereka siap-siap sama supirnya Sabrina buat keliling beberapa bar.
Bar paling eksklusif itu Elite Bar, yang punya sepupunya, tapi mereka gak ke sana. Mereka pengen have fun di tempat lain dan mabok tanpa ada yang ngawasin.
Waktu mereka udah siap, mereka pergi ke salah satu bar tempat orang-orang penting pada dugem. Ya, kebanyakan dari mereka anak-anak politisi, dan apa pun yang mereka lakukan—mereka berdua gak peduli. Sabrina cuma minum sedikit dan biarin Andromeda yang mabok. Dia lagi patah hati dan mungkin semua orang nge-judge dia, tapi dia sama sekali gak peduli. Yang dia peduliin cuma Zachary dan apa yang dia pikirin tentang dia.
Andromeda mulai minum di meja bar, minta lagi dan lagi sementara Sabrina cuma biarin aja terus bawa dia ke kursi terdekat. Musiknya gak gitu liar. Lumayan romantis, dan Andy manggil *barman* buat nyediain mereka minuman.
"Aku butuh lagi nih." Katanya sambil ngangkat gelas *shot*.
"Gak bagus buat kesehatan." Sabrina bilang hampir kayak bisik-bisik. Andy nyengir ke dia terus minum *shot* itu. "Oke." Sabrina bergumam dan minum satu *shot* terus biarin Andy yang kerja dan mulai joget di depannya. Sabrina ketawa-ketawa sambil ngerekam video waktu ada cowok narik pinggangnya dan nempelin itunya ke bokong Andy.
Andy berhenti dan dorong cowok itu. Cowok itu tinggi dan seumuran sama dia. Dia narik pinggangnya dan joget di depannya.
"Minggat sana." Andy dorong dia terus ngelirik Sabrina. Mereka udah gak punya minuman lagi dan cowok itu terus narik dia, nempelin *hard-on*nya ke bokongnya yang bikin dia kesel. Andy dorong cowok itu keras-keras terus pergi ke meja bar dan pesen *shot* lagi.
Dia ambil baki kecil tapi kaget waktu cowok itu muter badannya dan nempelin mukanya ke dadanya. Matanya membelalak dan dia otomatis narik kemeja cowok itu terus nonjok langsung ke mukanya dan cowok itu jatuh ke lantai yang bikin semua orang kaget.
Sabrina berdiri dari kursinya dan dia ngerekam semuanya. Dia gak ngehentiin Andromeda waktu dia liatin cowok itu. Mimisan dan pingsan. Andy geleng-geleng kepala dan dua pengawal cowok itu datang terus narik dia, nyuruh dia tenang dan ikut mereka.
"Lo baru aja mukul anaknya senator." Cowok itu ngedengus dan Andy kaget.
"Oh, berarti masalah gede nih. Maksud gue, cowok itu malah mau ngeseks sama gue di sini. Lo lihat sendiri kan dia nempelin *cock* kecil itu ke bokong gue dan nempelin mukanya ke dada gue? Lo bercanda kan sekarang?"
Cowok itu narik dia sementara yang satunya ngangkat badan cowok itu. Andy gak mikir dua kali buat ngehancurin hidung mereka juga dan nendang selangkangan mereka. Dia ambil minumannya dan *bouncer* datang buat nghentiin mereka.
Zach datang sama pengawal EPUA-nya. Orang-orang yang udah ngumpul dan ngos-ngosan terus bergumam tentang apa yang terjadi minggir dan Andy nyandar di meja bar dan minum *shot* lagi dan lagi. Sabrina datang dan ambil salah satu *shot* itu terus ngehabisinnya.
"Sabrina." Zachary mengerutkan keningnya setelah nyapa Sabrina. "Kita anterin kamu pulang." Zach narik Andromeda dan narik dia ke pelukannya. Dia meluk Zach dan nyender di dia. "Kenapa sih kamu harus mabok kayak gini?"
Baik Sabrina dan Andy pake jeans dan kaos tanpa lengan putih sama jaket kulit. Gak ada dari mereka yang pake sesuatu yang nunjukkin kulit mereka terlalu banyak.
Sabrina lambaikan tangan ke mereka dan supirnya ngebukain pintu mobil buat dia di kursi belakang.
Zach bawa dia ke kursi belakang, dan dia lepas jaketnya. Dia nunggangi dia dan pegang mukanya terus nyium dia penuh nafsu. Zach kaget sebentar dan rasa alkohol bikin dia mabok juga. Dia pegang bokongnya dan nyium dia penuh gairah. Mobilnya udah jalan, dan mereka lagi *make out* di kursi belakang.
Supirnya gak peduli sama sekali ke mereka dan salah satu pengawal di kursi depan nutupin gorden biar mereka punya privasi. Zach ngos-ngosan waktu dia ceroboh ngebuka celananya dan dia robek sambil ngelakuinnya. Dia nghentiin dia dan ngedeketin mukanya.
"Hei, tenang." Dia bergumam. "Tenang." Dia elus rambutnya dan ke dadanya. Dia narik garis rendah bajunya dan ngasih dia ciuman ringan di dadanya sampai ke buah dadanya. "Tenang, oke?" Dia ngambil mukanya dan nyium bibirnya.
"Kenapa sih cowok-cowok terus ngegangguin aku?" Dia bergumam. "Aku jijik sama diri sendiri."
"Sst." Dia usap air matanya dan cium keningnya. "Kamu cantik, dan semua orang mau kamu. Tapi kamu milikku, dan gak ada yang bakal ngelakuin itu lagi ke kamu. Aku janji, oke?"
Dia sesenggukan dan minta air. Dia ambil kulkas kecil tempat mereka nyimpan botol air dan dia buka tutupnya buat dia. Dia minum semuanya dan beberapa tetes jatuh ke dadanya. Dia balikin ke dia dan nyender di dia. Zach usap air di dadanya dan gosok punggungnya.
Zach gendong dia ke kamar mereka dan bantuin dia sama jeans ketatnya. Dia lepasin bajunya. Dia menghela napas dan sekarang dia telanjang di depannya. Matanya membakar ke arahnya. Dia cium lututnya terus paha dalemnya. Dia mengerang dan liatin dia merhatiin dia cium paha dalemnya dan cium dia di bawah sana. Punggungnya melengkung dan dia genggam sprei waktu ciumannya makin dalam.
"Zach…" Dia berbisik dan Zach mainin dia. Dia datang secara alami terus merosot dari kasur ninggalin dia dan pipis. Dia juga mulai muntah semua yang dia minum. Dia cuci mulutnya setelah itu dan mandi air hangat. Zach liatin dia terus bantuin dia. Dia ngantuk banget sampai dia gak keringin badannya dan langsung ke kasur. Zach bungkus dia pake handuk dan keringin dia dulu terus dia biarin dia ke kasur.
***
Kepala Andy pecah waktu ibunya mulai ngomong tentang etika wanita. *Hangover* dan pelajaran dari ibunya. Dia tiduran di sofa dan lakuin posisi janin dan naruh bantal di telinganya.
"Andromeda! Kamu baru aja mukul anaknya senator. Kamu dengerin aku gak sih?" dia teriak.
Dia duduk dan teriak balik ke dia.
"Aku gak peduli sama anak senator. Dia pegang pantatku dan nempelin mukanya ke dada aku! Aku harus ngapain? Biarin dia ngeseks sama aku? Kamu mikirin keselamatan anakmu gak sih? Kamu ibu aku beneran gak sih?" Dia berdiri. "Kalo gak, aku bakal seneng banget." Dia keluar dan balik lagi ke kamar tidur utama. Dia kunci pintunya dan teriak frustasi.
Zach ngelihat semuanya dan Andy punya hak buat ngomong kata-kata itu. Mungkin dia gak sopan sama ibunya, tapi Zach tahu betapa Fiona pengen dia jadi anak yang sempurna kayak Kathleen. Tapi Andromeda jauh lebih baik dari siapapun.
"Aku minta maaf, Nyonya Mondragon. Tapi aku gak suka waktu kamu ngomong gitu ke Andy. Dia dilecehkan dan dia punya hak buat ngebela diri." Zach bilang. "Aku bakal selesain ini sama Senator." Dia naik ke atas dan ngetok pintu. Dia keluarin kuncinya dan ngebuka.
Dia nemuin dia duduk di lantai, muka merah kayak tomat dan dia lagi nenangin diri.
"Skandal dalam dua malam berturut-turut." Dia tepuk kepalanya. "Aku juga ngajuin tuntutan ke cowok itu."
"Ibu aku bego." Dia bilang.
"Hmm." Dia duduk di sampingnya. "Jangan ngomong gitu tentang ibumu."
"Pergi sana." Dia bergumam dan merangkak balik ke kasur.
"Sayang. Kita mau keluar buat ketemu Senator Morales ini dan tentang hidung cowok itu yang patah."
"Aku gak mau lihat cowok itu. Aku mungkin bakal mukul dia lagi."
"Ayo dong." Dia narik dia. "Kita harus selesain ini. Oke?" Dia cium kepalanya. "Aku bakal traktir kamu makanan kesukaan kamu…"
"Oke." Dia duduk dan pergi ke kamar mandi. Dia senyum dan nunggu dia dandan pake pakaian biasanya dan bantuin dia ngeringin rambutnya.
Mereka berdua turun ke bawah dan Andy gak peduli sama ibunya.