Ketika Raja Berkuasa Bagian 2
Zach dapat telepon dari pengamannya kalau dia naik sedan dan pergi ke restoran Ellen. Dia dapat foto-foto istrinya sama cowok pakai setelan jas hitam. Mereka ngobrol santai, dan cowoknya orang asing. Tapi kayak kenal. Mungkin cuma salah satu rekan bisnisnya. Tapi dia gak cemburu sama sekali karena dia percaya sama istrinya.
Dia senyum setiap kali hapenya bunyi notifikasi, ngasih tahu soal pengeluaran istrinya. Dia suka kalau istrinya pakai uangnya. Soalnya kan istrinya punya uang sendiri—dia mandiri. Kira-kira dia habis lima puluh ribu dan itu gak masalah buat dia. Cuma sedikit uang.
Zach telepon kepala keamanan dan nyuruh mereka buat mantau istrinya dan lindungin dia. Dia lanjut kerja dan hapenya bunyi. Ternyata Allona. Dia gak peduli dan trus dia dapat telepon dari resepsionis kalau Allona ada di lobi nungguin dia.
"Jangan kasih masuk. Gue gak ada janji sama dia." Katanya. Terus dia telepon Manajer Perlindungan dan Keamanan. Dia langsung pergi ke kantornya. "Cewek di lobi namanya Allona—larang dia masuk ke semua fasilitas."
"Termasuk spa di luar negeri, Pak?"
"Iya. Semua tempat yang gue punya. Larang dia masuk sini SECEPATNYA." Katanya.
"Siap, Bapak."
Dia lanjut kerja dan setelah selesai semua. Dia berdiri dan jalan ke arah treadmillnya dan mulai jalan. Hape dia bunyi dan dia cek email dari salah satu toko Victoria's Secret. Dia telepon mereka dan pesan semua desain pakaian dalam terbaru mereka.
***
**Andromeda Mondragon** (Andy) nyeruput teh bobanya dan meraih garpu sambil memutar-mutar pasta. Dia buang napas dan cuma dengerin Allanis ngomong. Terus, dia tiba-tiba berhenti pas pintu bunyi dan matanya fokus ke cewek yang masuk.
**Andromeda Mondragon** (Andy) ngelirik cewek itu dan ngernyitkan alisnya. Terus dia liatin matanya. Berkilau tertarik. Trus dia senderan di kursinya dan nyepak dia di bawah meja. Dia bahkan gak kaget, dan cewek itu pergi ke konter.
"Sialan." Dia bergumam. **Andromeda Mondragon** (Andy) mencibir dan menampar pipinya pelan. Dia natap dia.
"Lo beneran bergairah di depan gue cuma karena ngeliatin cewek itu."
"Badan itu bikin pengen mati, dan dia keliatan menggoda banget. Persis kayak lo sama Sabrina. Dia ada hubungan sama lo?" Dia nanya.
"Lo punya firasat yang bagus." Katanya. "Itu Moira, asisten adek gue. Dia jago di semua hal dan gue rasa ngurusin cowok yang bergairah bukan bagian dari itu." Katanya sambil ngeliatin Moira.
Moira ngerasa ada yang merhatiin dia, jadi dia noleh ke arah mereka dan **Andromeda Mondragon** (Andy) nge-wave tangannya. Moira senyum manis dan jalan ke arah mereka.
Allanis masih melongo, merhatiin seluruh badannya. Gak ada lemak sama sekali. Semuanya lekukan indah. Dan pantatnya? Dia pasti sering olahraga. Ada bekas otot cewek seksi di kakinya. Dia gak setinggi model, tapi cukup tinggi buat nunjukin lekukan indahnya. Dia cantik banget. Itu wajah asli **Andromeda Mondragon** (Andromeda).
"Nyonya Pattinson."
"Panggil gue **Andromeda Mondragon** (Andy) aja. Ambil makanan buat adek gue?"
"Iya. Dia sibuk banget hari ini gara-gara kejadian baru-baru ini." Katanya.
"Oke," **Andromeda Mondragon** (Andy) bilang dan nyengir sambil mendekatkan sedotan teh bobanya ke mulutnya.
Allanis berdehem dan nyepak **Andromeda Mondragon** (Andy) di bawah meja.
"Ngomong-ngomong, ini Allanis, temen gue. Allanis, ini Moira." Katanya santai jadi mak comblang yang baik. **Andromeda Mondragon** (Andy) benci ide itu, jadi dia nyepak dia keras-keras di bawah meja dan Allanis tetap charming di depan Moira.
Moira senyum dan ngulurin tangannya ke dia dan dia nerima dan mau nyiumnya tapi dia ngejabat tangan mereka.
"Senang bertemu Anda, Tuan Allanis."
"Semua kesenangan milikku." Dia mengedipkan mata dan meremas tangan lembutnya. Ketika Moira mengerti niatnya untuk mencium tangannya, dia menarik tangannya dan tersenyum dengan cara yang sangat profesional. "Apa Anda yakin dia bukan **Andromeda Mondragon** (Mondragon)?"
Mata Moira membelalak tetapi kemudian dia kembali ke wajah poker dan tetap tenang.
"Dia akan menjadi." **Andromeda Mondragon** (Andy) berkata penuh arti. Moira menegang tapi dia pulih dan mengangguk kepalanya.
"Permisi." Dia pergi ke konter dan mengambil makanan yang dia pesan. Lalu dia mengucapkan selamat tinggal kepada mereka dan pergi.
Allanis cemberut saat dia berbalik menghadap **Andromeda Mondragon** (Andy).
"Maksudmu dia **Andromeda Mondragon** (Mondragon) asli?" Dia bertanya. **Andromeda Mondragon** (Andy) gak ngomong apa-apa.
"Makan aja yuk."
Terus cowok lain muncul, dan **Andromeda Mondragon** (Andy) ngeliat ke suaminya. Dia senyum ramah ke suaminya. **Zachary Pattinson** (Zach) melakukan hal yang sama dan mencium bibirnya dengan penuh gairah. Allanis memutar matanya dan terus makan.
"Pattinson, duduk." Allanis nyepak kursi lain ke arah **Zachary Pattinson** (Zach). "Jadi, kasih tau gue, **Andromeda Mondragon** (Mondragon), apa dia ada hubungan darah sama lo?" **Andromeda Mondragon** (Andy) gak ngomong apa-apa dan manggil Ellen buat makanan **Zachary Pattinson** (Zach). Datang segera dan **Andromeda Mondragon** (Andy) fokus ke dia. Allanis kesal. "Gue bakal kasih info gue sebagai ganti informasi lengkap wanita cantik itu."
**Andromeda Mondragon** (Andy) noleh ke Allanis dan buang napas.
"Oke."
"Apa urusanmu dengan istriku? Allanis." **Zachary Pattinson** (Zach) ngomong seolah-olah dia kenal dia. Dia memang kenal dia dan kenal dia sebagai salah satu rekan bisnis **Andromeda Mondragon** (Andromeda).
"Yah, istri lo sama gue punya rahasia kecil yang gak boleh ada yang tau." Dia ngedipin mata ke dia. **Zachary Pattinson** (Zach) tetap tenang dan terus makan pasta yang disajikan untuknya.
"Oke. Gue cabut setelah makan siang. Kalian berdua ngobrol aja."
"Itu sangat baik dari Anda," kata Allanis sambil memegangi hatinya secara dramatis.
"Kasih tau gue, sayang. Apa semua cowok Inggris dramatis?"
**Andromeda Mondragon** (Andy) mengangkat bahu ke suaminya.
"Dia emang selalu gitu."
Mereka habisin makanan mereka dan Allanis yang jarang ngobrol sama orang lain jadi cerewet. **Andromeda Mondragon** (Andy) nyengir dalam hati karena itu baru mulai pas dia liat cewek cantik. Dia menghela napas. Kenapa Allanis punya hal kayak gini soal **Andromeda Mondragon** (Mondragon)? Mulai dari Sabrina… dia mikir apa dia pernah jatuh cinta sama dia. Yah, dia kan **Andromeda Mondragon** (Mondragon).
"Lo pernah jatuh cinta sama gue?" Dia tiba-tiba nanya. Allanis berhenti dan natap dia.
"Lo kan rekan bisnis gue dan sikap lo bukan tipe gue. Gue suka cewek yang tadi."
"Kenapa lo nanya pertanyaan kayak gitu?" **Zachary Pattinson** (Zach) nanya.
"Yah, itu mulai karena dia jatuh cinta sama sepupu gue Sabrina dan sekarang punya ketertarikan sama Moira." Dia bergumam. **Zachary Pattinson** (Zach) ngernyitkan alisnya dan natap Allanis.
"Yah, sayang, lo harus kasih gue informasinya dalam satu jam." Allanis berdiri. "Gue cabut deh. Gue masih ada yang harus dikerjain. Kalian berdua nikmatin makanannya."
Allanis pergi dan nge-wave ke Ellen sambil ngedipin mata.
**Zachary Pattinson** (Zach) menghela napas dan senderan di kursinya ngeliatin istrinya.
"Sayang, aku punya hadiah buatmu."
"Beneran?" dia nanya dengan mata berbinar. Dia meraih dagunya. "Di mana?"
"Nanti kalau kita udah sampai rumah." Dia ngedipin mata.