Bab 7
"Hei," kataku berusaha mencairkan suasana, dia berbalik menghadapku dan menatapku begitu tajam sampai aku merasa tidak nyaman.
"Kamu di mana saja?" tanyanya dengan nada kesal, membuatku gugup dan sedikit memalingkan wajah agar dia tidak tahu aku berbohong.
"Aku harus mengerjakan PR, lalu aku berhenti untuk berbicara dengan seorang teman," kataku setengah jujur.
Aku menganggap Easton dan aku sebagai 'frenemies' karena suatu hari kami baik satu sama lain dan hari berikutnya kami benar-benar bertengkar karena hal-hal kecil. Itulah sebabnya ketika kami bertengkar, Kembaran Stella harus menyembunyikan semua benda tajam atau mengunci kami di dalam ruangan karena katanya kami 'terlihat seperti akan saling membunuh.'
"Kenapa kamu bohong padaku? Aku bisa tahu kalau kamu bohong," katanya kasar sambil menarik rambutnya karena frustrasi.
"Baiklah, aku tidak mengerjakan PR, aku hanya berbicara dengan Emma sepanjang waktu tentang geng dan lupa waktu," kataku padanya dan menatap matanya karena ini lebih dekat dengan kebenaran daripada cerita sebelumnya.
Aku jelas melihatnya rileks dan menghela napas.
"Maafkan aku, hanya saja aku pikir kamu akan meninggalkanku untuk pergi bergaul dengan sahabat barumu," katanya sambil melihat ke bawah ke tangan yang saling terkait.
"Sahabat baru yang mana?" tanyaku bingung.
"Emma," katanya sambil menghela napas.
"Aku tidak akan pernah meninggalkanmu demi Emma, apalagi kalau aku sudah merencanakan menginap bersamamu," kataku sambil tersenyum saat dia menatap mataku lalu memelukku.
Dia mundur dengan tatapan curiga di matanya lalu menciumku lagi.
"Kamu bau seperti kakakku," katanya sambil menatapku dengan wajah jijik.
Astaga.
Aku lupa aku memeluknya. Harus bohong nih. Aduh, aku akan tenggelam dalam kebohongan.
"Dia mengejarku dengan parfumnya dan berusaha menyemprotku, kurasa dia menyemprotku juga," kataku sambil mengangkat bahu meskipun aku panik di dalam.
"Dia bilang dia berusaha membuatku wangi."
"Ih, dia benar-benar brengsek," katanya saat ekspresinya berubah dari jijik menjadi simpati.
Kami berkendara jarak pendek ke rumahnya dalam keheningan.